Bandung – Persib Bandung gagal meraih poin penuh dalam laga perdananya di Liga 1. Pelatih Persib Djajang Nurdjaman kecewa dengan satu poin karena bermain di kandang.

Laga kontra Arema FC yang dihelat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (15/4/2017) malam WIB, tersebut berakhir setara 0-0. ‘Maung Bandung’ yang tampil di hadapan ribuan suporternya pun gagal menuliskan start manis di partai pertamanya di liga musim ini.

“Dengan raihan poin satu ini, tentu kita tidak puas. Harusnya dengan bermain di kandang, unggul 3 poin,” ucap pelatih yang karib disapa Djanur itu usai laga.

Menurut Djanur, permainan anak asuhnya dalam laga tersebut tidak buruk. Sementara penyelesaian serangan dari sayap kurang oke, tak ada opsi lain karena minim kreasi di tengah. Minimnya kreasi ini disebut Djanur karena Raphael Maitimo absen.

Ini sekaligus jadi tugas pertama menatap laga berikutnya melawan PS TNI, Sabtu (22/4) mendatang.

“Kita memang betul lebih tertuju (menyerang) lewat sayap. Dari sayap masih berhasil, namun penyelesaian masih kurang. Kita mengakui juga kurang kreator di tengah. Maitimo yang kita harapkan main, tetapi ada kendala sakit mata,” kata Djanur.

“Kami semangat dan optimis menatap dan memperbaiki kelemahan,” katanya.

Selain itu, Djanur mengiyakan dua pemain bintangnya Michael Essien dan Carlton Cole belum berkontribusi maksimal. Essien yang turun sebagai starter tampil 76 menit, diakui sang pelatih belum mencapai kondisi prima.

“Penampilan Essien dan Cole saya pikir cukup bagus. Essien beberapa kali memberikan sentuhan magis. Hanya memang belum ditunjang kondisi yang prima. Itu memang menjadi kendala,” katanya.

Manajer Persib Umuh Muchtar pun mengaku tak puas dengan raihan satu angka, meski selanjutnya menekankan bahwa ini baru awal saja.

“Mungkin ini namanya pertandingan ada tunduk dan unggul, puas dan tidak puas. Namanya tidak unggul penuh, tentu belum puas. Tapi ini permulaan, jalan kita masih panjang,” katanya.

(raw/mfi)


NO COMMENTS