Jakarta – Kementerian Pemuda dan Olah tubuh mengomentari soal pesepakbola Andri Syahputra yang sudah memperkuat timnas Qatar U-19, setelah sebelumnya menolak panggilan timnas Indonesia U-19.

Dalam laman web situs resmi Federasi Sepakbola Qatar, qfa.qa, Andri tampak menjadi salah satu pemain yang membela Qatar U-19, salah satunya ketika menghadapi timnas Inggris pada level usia yang sama di laga friendly.

Menanggapi itu, Sekretaris Menpora Gatot S. Dewa Broto mengiyakan tidak tahu-menahu soal status Andri tersebut.

“Saya belum tahu dia main di Qatar. Apakah di Qatar itu menganut dwi kewarganegaraan atau tidak? Tetapi yang jelas Indonesia tidak menganut hal itu. Ini jika seandainya dia kembali ke Indonesia,” kata Gatot.

“Cuma ini menjadi pelajaran buat PSSI. Karena PSSI sendiri apa kemarin itu memang tidak mengecek Andri pegang paspor apa? Kalau kemarin kasus seperti Ezra Walian, yang akan main di SEA Games 2017, kan sudah jelas harus beres dulu kewarganegaraan. Nah, untuk Andri kecuali dia main di klub, itu (mungkin) lain cerita,” tuturnya.

Gatot pun berharap PSSI akan memperjelas status Andri sampai akhir pekan ini. “Ya, kami akan menunggu sampai akhir pekan ini. Kami tunggu PSSI untuk memperjelas semua,” ujarnya.

Andri, yang saat ini bermain di liga Qatar, menjadi satu dari 12 pemain Indonesia di luar negeri yang sempat dipanggil PSSI untuk mengikuti seleksi timnas U-19.

(mcy/krs)


NO COMMENTS