Monaco – Bagi Bacary Sagna, Manchester City dan AS Monaco diciptakan untuk jadi tim yang menyerang. Laga pun akan berjalan menarik.

City akan bertandang ke Stade Louis II dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions. Mereka akan mendapat ujian dari Monaco dalam misi melindungi kemenangan 5-3 di leg pertama.

Tim asuhan Leonardo Jardim tercatat selalu meraih kemenangan dalam delapan laga kandang terakhir di seluruh kompetisi. Bahkan, catatan itu dipertajam dengan hanya kemasukan tiga gol dan mencetak 23 gol.

Musuh mereka di Ligue 1, Prais Saint-Germain (PSG), pun sudah merasakan kekalahan dengan kemasukan tiga gol di kandang Monaco.

Penampilan oke Monaco musim ini dinilai tidak lapas dari gaya permainan menyeran pasukan Jardim. Ketikan bermain di leg pertama, mereka juga terus berusaha untuk menyerang meski sempat dalam posisi unggul dari The Citizens.

Bagi Sagna, laga leg kedua akan berjalan sama menariknya dengan laga pertama. Karakter permainan menyerang kedua tim jadi alasan full-back City tersebut.

“Kedua tim diciptakan untuk menyerang. Ini akan sama menariknya dengan leg pertama,” kata Sagna seperti dilansir situs resmi City.

“Benar. Cara kami bermain adalah menyerang. Monaco juga sangat berbahaya saat menyerang. Sangat mungkin terjadi laga yang menarik,” sambung Sagna.

“Monaco telah memenangkan banyak laga di kandang melawan tim kuat seperti PSG di Ligue 1. Mereka bermain bagus disini. Laga nanti tidak ada bedanya – mereka akan mencoba menyerang dan mencetak gol. Sebagai defender, kemasukan gol tidaklah menyenangkan. Saya kecewa di leg pertama kami kemasukan tiga gol. Saya tidak senang akan itu,” keluhnya.

“Itu menunjukkan semangat Monaco. Mereka menciptakan banyak peluang untuk mencetak gol dan mereka punya banyak kualitas. Mereka adalah tim kuat namun kami juga telah menunjukkan kualitas kami. Ini akan menjadi laga yang besar,” tandas Sagna

(din/din)


NO COMMENTS