London – Selama bermain di Liga Champions, Tottenham Hotspur tak “berjodoh” dengan Wembley. Hal berbeda diharapkan terjadi saat menjamu Gent di leg kedua 32 Besar Liga Europa.

Karena White Hart Lane tengah menjalani renovasi penambahan kapasitas stadion, Spurs tak diizinkan memakai kandangnya tersebut oleh UEFA pada partai Liga Champions dan harus memakai Wembley.

Seharusnya bermain di stadion yang berkapasitas besar seperti Wembley menjadi keuntungan untuk Spurs karena didukung lebih banyak suporternya. Tapi kenyataan berbanding terbalik dengan harapan untuk The Lilywhites.

Dari tiga partai kandang di fase grup Liga Champions, Spurs bertekuk lutut dari AS Monaco dan Bayer Leverkusen serta hanya mampu unggul 3-1 atas CSKA Moskow di pertandingan terakhir. Alhasil Spurs gagal lolos dari grup dan harus rela turun ke Liga Europa.

Di babak 32 besar pun, Spurs bertekuk lutut 0-1 dari Gent di leg pertama dan itu membuat mereka harus unggul minimal selisih dua gol atas klub Belgia tersebut. Spurs boleh jadi berharap Wembley bertuah untuk mereka kali ini.

“Kami akan mencoba menjadikannya seperti kandang kami,” ujar Kane seperti dikutip Soccerway.

“Kami tidak tahu apa yang akan kami lakukan musim depan, kami bisa saja ada di sini lagi, jadi kami akan membuatnya semaksimal mungkin untuk kami, mencoba memenangi laga sebanyaknya di sana dan menumbuhkan kepercayaan diri,” sambungnya.

“Jika kami bermain lebih baik maka kami akan terus berada di kompetisi ini. Jadi penting untuk kami melakukannya.”

“Kami akan bermain lagi di sana (Wembley) pada hari Kamis dan jika kami bisa mendapat feeling yang oke, membiasakan diri bermain di sini, memainkan gaya sepakbola kami, lebih sering bermain di sana maka itu lebih baik untuk kami, kami akan makin terbiasa,” pungkasnya.

(mrp/nds)


NO COMMENTS