Naples – Untuk sementara waktu Juventus masih akan sulit ditandingi tim-tim lain di Serie A. Tapi ada satu hal yang bisa bikin dominasi ‘Si Nyonya Tua’ terhenti.

Setelah sempat terpuruk pasca-calciopoli, Juve lantas bangkit dan menjalani periode luar biasa sedari 2011. Buktinya adalah lima gelar Scudetto berurutan dan satu final Liga Champions jadi pencapaiannya.

Tim-tim lain seperti AC Milan, Inter Milan, AS Roma, dan Napoli bergantian coba menghentikan dominasi Juve, tapi selalu gagal pada akhirnya. Musim lalu jadi contoh ketika Juve mengalami start buruk dan terpuruk di posisi ke-10, tapi malah finis sebagai juara sebelum musim selesai.

Kedigdayaan Juve ini diperkirakan bakal masih berlanjut musim ini ketika mereka memimpin enam angka atas Napoli di posisi kedua dan tujuh poin dari AS Roma di posisi ketiga. Sebagai catatan, Juve baru bermain 22 kali, sementara kedua rivalnya sudah main satu laga lebih banyak.

Jika Juve berhasil memenangi laga sisa tersebut maka selisih poin akan makin melebar dan tentu saja jalan menuju Scudetto keenam berurutan makin dekat.

Hal itu dilantas diakui betul oleh Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, kalau Juve memang masih sulit disaingi tim-tim lain. Hanya ada satu cara kalau mau menggoyang Juve itu dan harus dilakukan oleh manajemen tim itu, yakni Andrea Agnelli selaku presiden klub mundur.

Pasalnya Agnelli-lah yang membuat Juve seperti sekarang dengan terobosan-terobosan luar biasa sedari dia menjabat 2012. Selain soal pembangunan Juventus Stadium, Agnelli mampu merekrut banyak sponsor sehingga keuangan klub menjadi stabil, metode transfer yang ciamik, dan terakhir tentunya perubahan logo klub.

“Juventus sudah memberi kami kesempatan besar untuk merebut Scudetto dengan start buruk mereka. Saya rasa mereka lebih kuat musim ini, karena kehilangan pemain seperti Higuain membuat pelatih harus membuat klub bermain sebagai tim,” ujar De Laurentiis seperti dikutip Football Italia

“Sia-sia jika kita bicara soal Juventus, mereka paling tinggi keuntungannya, dan tekad kuat Agnelli untuk memenangi segalanya begitu kuat,” sambungnya.

“Dia juga bisa membagi peran-peran penting untuk keluarganya. Kita lihat saja apa yang terjadi dengan klub ketika dia meninggalkan Juventus,” tutup De Laurentiis.

(mrp/krs)


NO COMMENTS