London – Romelu Lukaku ada kemungkinan bakal hengkang dari Everton musim depan. Jika hal itu terjadi, Lukaku bisa mencoret The Blues dari salah satu klub tujuannya.

Masa depan Lukaku saat ini tengah dispekulasikan menyusul penolakan si pemain untuk meneken kontrak baru dengan Everton. Padahal The Toffees sudah siap menggaji Lukaku sebesar 140 ribu poundsterling per pekannya.

Dengan kontrak yang masih tersisa sampai 2019, tak ada urgensi untuk Everton memperpanjangnya saat ini. Meski demikian ketertarikan sejumlah klub besar menjadi alasan mengapa Everton harus cepat-cepat mengikat Lukaku dengan kontrak baru.

Pasalnya Lukaku tengah tampil tajam musim ini dengan torehan 19 gol yang menjadikannya topskorer sementara Premier League bareng Harry Kane.

Salah satu klub yang menginginkan Lukaku adalah The Blues yang memang tengah mencari striker lagi untuk mendampingi Diego Costa. The Blues memang masih punya Michy Batshuayi, tapi penampilannya sejauh ini mengecewakan.

Meski The Blues siap menggelontorkan dana 60 juta poundsterling plus gaji besar, tapi Lukaku diminta tidak menerima tawaran eks klubnya itu jika tak ingin bernasib seperti dulu lagi.

Lukaku sendiri sempat memperkuat The Blues selama tiga musim sedari 2012, tapi hanya tampil 15 kali tanpa bikin gol dan lebih banyak dipinjamkan ke klub lain.

“Jika Anda melihat Antonio Conte, dia punya Fernando Llorente saat melatih Juventus, jadi dia suka striker besar. Jadi saya rasa The Blues akan mengejar lagi Lukaku,” ujar eks asisten manajer The Blues, Ray Wilkins, kepada Sky Sports.

“Mereka menjualnya seharga 28 juta poundsterling, lalu mereka harus membayar setidaknya dua kali lipat untuk memboyongnya lagi. Mereka mungkin akan membayar 60 juta pound untukya. Tapi dia tidak akan menggeser Costa,” sambungnya

“Dia bisa memperkuat kaki kanannya, kemampuannya menyundul, pemain ini masih bisa berkembang pesat dan saya rasa dia sudah berada di klub yang tepat. Dia akan jadi starter di setiap laga. Jika dia fit, dia akan jadi starter, bermain, dan bikin banyak gol.

“Saya pikir tidak tepat jika dia harus pindah,” tutup Wilkins.

(mrp/rin)


NO COMMENTS