Manchester – Menurut Josep Guardiola pesepakbola seharunya mengejar trofi untuk tim yang dia bela, bukan membidik penghargaan pribadi.

Pernyataan tersebut dilontarkan Guardiola saat dia ditanya soal penghargaan manajer dan pemain terbaik Premier League untuk Februari. Guardiola dan Gabriel Jesus masuk sebagai nominator untuk meraihnya.

Di mata Guardiola yang lebih penting dari pengakuan tersebut adalah apa yang sudah diraih timnya di sepanjang Februari. Sempat terpuruk di awal tahun, Manchester City kembali menunjukkan daya saingnya: meraih tiga kemenangan di Premier League dan sukses menundukkan AS Monaco 5-3 di ajang Liga Champions.

“Menjadi manajer atau pemain terbaik bulanan, percayalah pada saya tentang apa hal yang penting, dan buat saya itu tidak penting. Jika Gabriel Jesus adalah pemain terbaik bulanan, maka dia pemain terbaik bulan itu. Saya sedih dia tidak bisa membantu kami (karena cedera) dan tentu saja saat bermain dia banyak membantu kami. Itu yang ingin saya lihat,” ucap Guardiola dalam sesi konferensi pers jelang laga dengan Sunderland.

Soal penghargaan untuk pemain secara individu, Guardiola menyebut makin banyak pemain yang membidik itu. Padahal, dalam pandangannya, yang paling penting adalah bagaimana pemain itu membantu timnya meraih titel juara.

“Saya banyak mendengar, ‘Memenangi Ballon d’Or selalu menjadi mimpi saya’ atau hal-hal semacam itu, itu konyol. Itu tak masuk akal.”

“Memenangi gelar atau membuat fans gembira (itulah yang penting). Sekarang ini kondisinya beda dengan dulu,” cetus dia di ESPNFC.

Lionel Messi dan Ronaldo mendominasi penghargaan pemain terbaik dunia dalam sembilan tahun ke belakang. Selain mereka berdua, nama terakhir yang meraihnya adalah Kaka, pada tahun 2007 lalu.

(din/fem)


NO COMMENTS