Sunderland – Pep Guardiola menyadari kalau laju The Blues sulit dihentikan. Oleh karena itu, Manchester City dituntut untuk memenangi setiap laga agar tetap dalam persaingan.

City memperpendek jarak dengan The Blues lewat kemenangan 2-0 atas Sunderland, Minggu (5/3/2017). Sergio Aguero dkk. kini menempati posisi ketiga dengan 55 poin dari 26 pertandingan.

City masih terpaut delapan angka dari The Blues yang ada di puncak klasemen. Mereka juga bisa naik ke posisi dua menggeser Tottenham Hotspur (56 poin) jika mampu mengalahkan Stoke City, Rabu (8/3) mendatang.

Tapi Guardiola membenarkan kalau jarak dengan The Blues terlalu jauh. The Blues juga disebutnya punya laju yang nyaris tak bisa dihentikan.

“Sayang jarak antara kami dan The Blues begitu besar,” ucap Guardiola seperti dikutip dari BBC.

“Tapi itu benar. Kami ada di belakang The Blues, tentu, karena mereka nyaris tak terhentikan.”

Premier League jadi salah satu dari tiga kompetisi di mana City masih punya kans untuk meraih gelar juara. City akan menghadapi Middlesbrough di perempatfinal Piala FA pada akhir pekan dan kemudian tandang ke markas AS Monaco di leg kedua babak 16 besar.

Guardiola pun menyadari kalau City kini telah memasuki masa-masa krusial. Oleh karena itu, City dimintanya untuk fokus memenangi setiap pertandingan.

“Saya merasa kami bermain cukup bagus dan itulah kenapa kami dapat hasil. Tapi sekarang, tentu, kami ada dalam posisi saat Anda sampai di bulan Maret dan April, jika Anda memenangi setiap laga, Anda bertahan; kalau takluk, Anda tersingkir,” ucap Guardiola.

“Di Premier League, di Piala FA, di Liga Champions. Para pemain tahu, kami tahu, klub tahu, jika kami tidak bisa unggul di laga berikutnya, kami akan tersingkir,” katanya.

(nds/krs)


NO COMMENTS