Bogor – Nilmaizar mengiyakan bahwa Semen Padang punya kekurangan di bidang pemain tengah bertahan. Poros tersebut akan terus dibenahi untuk mengarungi Liga 1.

Semen Padang gagal merebut posisi ketiga setelah takluk 0-1 dari Persib Bandung berkat gol tunggal Atep di menit 33, di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu (11/3/2017).

Usai laga, Nil, menuturkan bahwa timnya butuh pembenahan di bidang pemain tengah bertahan untuk tampil di Liga 1. Pasca kehilangan Yu Hyun-Koo, yang hengkang ke Sriwijaya FC, Kabau Sirah belum juga menemui pengganti yang sepadan.

Pada laga ini Nil terpaksa meletakkan Handi Ramdhan dan Agung Prasetyo sebagai pemain tengah bertahan secara bergantian. Padahal, kedua pemain itu biasa bermain sebagai stopper.

“Secara umum sudah kelihatan kerangka tim, kita juga sudah melakukan evaluasi umum. Mungkin pemain tengah bertahan, tadi Handi Ramdhan dan Agung yang berposisi stopper kita turunkan sebagai pemain tengah bertahan,” kata pelatih Semen Padang itu usai laga.

“Kalau tadi tidak ada penilaian soal penjagaan, melawan Arema kita kehilangan fokus dan konsentrasi,” sambung Nil.

“Tetapi secara keseluruhan, kedua tim memainkan permainan hebat. Selamat buat Persib yang sudah meraih posisi ketiga. Saya bangga dengan pemain saya di babak kedua, bisa menampikan permainan cepat. Mungkin nanti [di liga 1] akan bisa lebih bagus,” tegasnya.

(rin/cas)


NO COMMENTS