Cibinong – Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, masih kesal dengan wasit semifinal Piala Presiden yang dianggap menggagalkan langkah timnya ke final.

Persib gagal melaju ke partai final setelah takluk 3-5 dari Pusamania Borneo FC dalam drama adu penalti, setelah agregat laga berakhir 3-3 selama 120 menit di leg kedua.

Akibat kekalahan itu, Persib harus puas bermain di perebutan tempat ketiga melawan Semen Padang. Maung Bandung unggul 1-0 lewat gol tunggal Atep, Sabtu (11/3/2017) malam WIB tadi.

Meski Persib berhasil merebut posisi tiga, Umuh masih menyimpan kekecewaan atas kegagalan ke partai final. Dia menilai wasit sudah tidak bertugas dengan baik.

“Insha Allah kita akan bersiap untuk Liga 1. Dengan insiden kemarin kami (Persib) harus lebih siap untuk evaluasi,” kata Umuh usai laga Persib vs Semen Padang di Stadion Pakansari, Sabtu (11/3/2017).

“Maaf ya, kemarin bukan karena Persib, tapi semua tahu bagaimana perilaku wasit. Selama wasit tidak diperbaiki, siapapun itu bahkan ketua PSSI juga bisa tidak beres,” sambungnya.

“Menurut saya yang pantas masuk ke final di sini adalah Persib, kita dikerjai di sana dan di kandang sendiri. Semua tahu, bukan pendapat saya sendiri. Bisa putar ulang videonya, tapi saya sudah katakan bahwa pemain harus main bagus untuk cari urutan ketiga untuk memperlihatkan pada khlayak bahwa kita yang pantas main di final,” tandas Umuh.

(mrp/mrp)


NO COMMENTS